Translate

Saturday, November 18

Air Terjun Kali Jodoh di Lembang, Pinrang

Untuk kali ini Maletta mencoba menulis tentang destinasi wisata air terjun yang berada di Dusun Paweleang, Desa Betteng Kec. Lembang Kab. Pinrang sebuah destinasi wisata sangat cocok untuk penikmat alam terbuka, jadi siapa saja yang berkunjung ke tempat ini akan menggali kepuasan dan akan membuatnya berlama lama. Tempat wisata ini  maka, sayang jika dilewatkan jika berkunjung ke kabupaten pinrang, Sulawesi selatan.
Jarak tempuh dari pusat kota Pinrang sekira 56 Km dengan waktu tempuh 1 jam. Masyarakat sekitar dan wisatawan lokal menyebutnya Air Terjun Kali Jodoh. Melihat dari namanya, jika merujuk sama namanya mungkin ada keterkaitan Kali Jodoh yang ad adi Jakarta, usut punya usut ternyata hal tersebut sama sekali tidak mempunyai keterkaitan satu sama lain (Hanya Nama saja yang menggunakan Kali Jodoh). Sangat menarik untuk di kemukakan mengenai asal muasal nama yang dilekatkan ke tempat wisata tersebut.
Air Terjun Kali Jodoh

Asal Nama
Kenapa air terjun tersebut dinamakan Air Terjun Kali Jodoh?... konon tempat tersebut pada zaman penjajahan Belanda dijadikan permandian, dan ketika muda mudi mandi di air terjun tersebut tidak lama setelah pulang bisa bertemu jodoh dan melangsungkan pernikahan. Wow… sangat cocok bagi pemuda/pemudi yang masih jomblo silahkan dicoba. Benar tidaknya dengan hal itu, tapi seperti itulah cerita yang berkambang di masyarakat. Atau hanya sekedar Mitos. Sudah banyak wisatawan local yang jomblo dan setelah berkunjung ke tempat tersebut dan mandi selepas itu lansung menemukan jodoh, menurut masyarakat setempat.
Ada lagi cerita masyarakat setempat, bahwa sepasang muda-mudi yang datang ke air terjun ini dan mandi di bawah aliran airnya. Keduanya berdoa untuk dipertemukan dengan jodohnya. Beruntungnya, doa mereka dikabulkan dan keduanya menikah. Cerita tersebut tidak hanya dipercaya penduduk sekitar, tapi juga wisatawan dari luar Pinrang.

 Disamping itu ada juga yang mengatakan bahwa menurut warga setempat sungai kali jodoh ini berasal dari dua sumber mata air yang mengalir dan bertemu di satu titik dan kemudian membentuk air terjun yang terlihat menawan, karna itulah air terjun ini dinamakan dengan Kali Jodoh,(ini sedikit masuk akal).
 Terlepas dari cerita yang berkembang dimasyarakat tentang sumber namanya. Yang jelas adalah tempat ini  memang menawarkan wisata alam yang menyegarkan. Anda akan disuguhkan dengan panorama alam pegunungan asri. Aliran air yang terjun bebas dari ketinggian sekitar kurang lebih 100 mdpl ini pun terlihat sangat jernih dan segar.

Akses

Untuk berkunjung ke wisata ini Anda cukup menyusuri jalan Trans Sulawesi ke arah utara Pinrang (Pinrang – Polmas), setelah sampai di (Tuppu) simpang tiga jalan ke Bakaru atau jalan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), perjalanan di lanjutkan sekitar 2 Km dari simpang tiga/tuppu. Setibanya di lokasi, yang ditandai dengan gerbang hijau bertuliskan Air Terjun Kali Jodoh di sisi kiri jalan, untuk bisa menikmati objek wisata ini. Memasuki gerbang, Anda masih harus berjalan beberapa meter dan ribuan anak tangga untuk bisa sampai di air terjun. Anda mungkin akan sedikit bingung dan sulit untuk menemukan lokasi Air Terjun karena petunjuk jalan untuk menuju lokasi masih sangat kurang, makanya anda harus di wajibkan untuk bertanya kepada masyarakat sekitar agar anda tidak tersesat jika menuju lokasi ini.
Setelah sampai lokasi gapur anda harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki sekitar 200 Meter, dan akhirnya anda bisa mendengar gemuruh Air Terjun yang sangat keras, namun perjuangan belum usai anda harus kembali berjalan melewati anak tangga yang lembab, curam, dan juga licin karena sudah ditumbuhi dengan berbagai macam jenis lumut, disini anda harus hati hati karena pagar pembatas yang digunakan untuk melindungi juga agak licin jadi harus dipegang baik-baik. Meskipun anda capek setelah berjalan, lelah anda akan terbayar dengan lunas ketika anda melihat air terjun yang sangat indah dan memanjakan mata anda.
Sebelum berkunjung tersebut siapkan segala sesuatu dengan baik. Yang pertama dan utama pastinya kesehatan. Jika tidak sehat bisa tidak maksimal bahkan rencananya bisa kacau balau. Terus dokumentasi karena sangat saying jika tidak dapat mengabadikan momen momen terindah di Air terjun ini. Kalau belum punya ya pinjam atau beli yang baru.
Demikian yang dapat saya tuliskan kali ini. Semoga tulisan tulisan yang lain terus berlanjut. Saling berbagi itu sangatlah memuaskan apalagi perihal Informasi… terima kasih kawan semuanya.
Untuk memperkaya perbendaharaan pengetahuan tentang Destinasi Wisata jangan lupa baca juga 👇👇👇


0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

Blog Archive

Mangandi Letta. Powered by Blogger.