Translate

Saturday, November 4

Berkunjung Ke Letta (Negeri Penuh Cerita) 1


Assalamu Alaikum Wr. Wb.


Hai Gan.... kali ini saya melalui coretan yang tidak karuan di blog ini, akan mencoba berbagi dengan agan-agan sekalian 😄😄😄... Saya telah mencoba menulis tentang Budaya serta Adat, kali ini saya mencoba menulis mengenai perjalanan saya ke sebuah daerah yang mempunyai banyak destinasi wisata bernuansa alam, yang tidaka lain adalah daerah dimana leluhurku. hehehehe...

Perjalanan ini bermula pada tanggal 15 Okt 17 Perjalanan dari Palopo Menuju Pinrang (berangkat Pagi Sampai Pinrang/Bungin sekira Jam 3.30 Sore). sedangkan tujuan kami masih berlajut ke tempat yang dinamakan Daerah Letta sebuah wilayah yang masuk dalam area teritorial Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang, Sekira ± 16 Km dari Bungin. Eits.. terdengar dekat ya ? itu jarak udara gan, jarak jalur darat sebenarnya bisa dua kali lipat bahkan lebih, hal itu dikarenakan jalan yang kurang mulus di tambah penuh liku karena melintasi pegunungan yang terjal. pokoknya sangat menantang cocok untuk kegiatan Offroad.


Unruk Akses menuju Letta dari Bungin Masyarakat Setempat mengandalkan Motor dan Mobil yang di desain khusus. alat transportasi ini sangat membantu masyarakat letta dibanding dengan dahulu yang hanya berjalan kaki jika ingin ke bungin untuk berbelanja atau keperluan lain. Jalan transportasi untuk kendaran menuju letta dibangun sekira tahun 2002/2003.

Beruntung buat kami karena sebelum meninggalkan palopo, kami sudah menghubungi Keluarga yang ada diletta perihal perjalanan kami ke tempat mereka. jadi moda transportasi kami ke Letta di sediakan Keluarga yang siap menjemput di Bungin dengan kendaraan Motor, Jika tidak ya dengan Mobil, namun jika mengandalkan mobil waktu bisa molor karena mobil menuju letta waktunya tidak menentu apalagi jika diluar hari pasar di bungin, oh ya.. hari pasaran di Bungin 2 kali seminggu yaitu Minggu dan Kamis.

Masyarakat letta Sangat di kenal dengan keramahannya. Mau bukti silakan berkunjung ke tempat tersebut...😆😆😆😆. jadi jika agan-agan ada yang berminat berkunjung ke letta jangan takut akan di abaikan/dicuekin.....

Alat Transportasi Bungin - Letta (1)
Sekira Jam 4 Sore kami mulai berangkat menuju Letta dari bungin, setelah sampai di Rajang, (kampung pertama setelah meninggalkan Bungin) naas bagi kendaraan/motor yang membawa salah satu dari kami karena mengalami masalah (motor tiba-tiba mati) bahan bakar masih penuh, maklum diantara kami sangat buta mengenai mesin. kebetulan didaerah tersebut terdapat kerabat. langsung aja kami membawa motor ke rumahnya, setelah sampai dirumahnya orangnya belum pulang dari kebun, setelah kami menunggu sekira 30 Menit akhirnya yang ditunggu datang juga. langsung saja dia bertanya ada Apa? ini Motor tidak tau kenapa tiba-tiba mesin mati Jawab pengendara, benar saja ia lansung bergegas mengambil kunci kunci yang diperlukan. setelah busi motor di check akhirnya ia mengatakan Busi mati dan digati dengan busi bekas yang dia miliki dan tidak terpakai, setelah dicoba akhirnya Mesin mulai berbunyi kembali.

Alat Transportasi Bungin - Letta (2)
Akhirnya kami dapat melanjutkan perjalanan kami. Jalan mulai menanjak, berliku dan terjal. Setelah beberapa kilometer kami lalui dengan jalan menanjak dan berliku motor kami kembali bermasalah dengan mesin tak mau bunyi kembali. apesnya lagi waktu menunjukan jam 5.30 lebih sore, posisi kami juga kurang bagus karena terjadi di area hutan diman tidak ada rumah sekitarnya. lengkap sudah ujian kami menuju ke Letta di karenakan tidak ada kunci busi harapan kami cuma terdapat pada pengendara yang lewat dapat memimjamkan kunci busi.setelah menunggu sampai magrib hanya ada beberapa orang yang lewat dengan kendaraan bermotor tetapi mereka juga gak punya kunci busi.

Setelah magrib sekitar jam 6.30 lewat. kami putuskan untuk meninggalkan motor tersebut di jalanan dan kami menuju ke kampung pangadang (Batu Mesa') terdekat sekitar 1 Km dari tempat kami bearda. sesampai di kampung terdekat yang ternyata keluarga dekat dari yang menjemput kami, sambutan yang luar biasa dari tuan rumah teh dan kopi yang hangat menghampiri sangat cocok buat kami karna hawa dingin sudah mulai terasa, setelah kami diskusi dengan beberapa anak muda di kampung tersebut akhirnya di putuskan bahwa motor tersebut harus di ambil karena sangat berbahaya menyimpan motor dijalan apalagi dengan situasi di tengah hutan, semua menyangkut security.

Setelah menyiapkan peralatan untuk membawa motor tersebut yaitu tali yang nantinya dinguanakan untuk menarik motor, berangkatlah mereka berempat dengan 2 motor. sedangkan kami menunggu di rumah warga sambil berbagi cerita dengan mereka, tidak terasa ternyata sudah 1 jam kami berbagi dan terdengarlah suara dari mereka (yang berangkat mengambil motor) dan akhirnya mereka datang dengan suasana ceria walaupun masih ngos-ngosan karena kecapean tapi nampak jelas raut keceriaan di wajah mereka atas keberhasilan. dan sangat patut disyukuri karena setelah mereka sampai hujan pun turun dengan sangat deras, dengan situasi tersebut maka diputuskanlah untuk menginap dan akan melanjutkan perjalanan esok hari.

ok gan sampai disinilah cerita untuk hari pertama perjalanan kami menuju kampung Letta yang indah dan penuh cerita... ➼Lanjutkan....!

Waalaikum Salam Wr. Wb.

Jangan Lupa Baca Juga ........

Bagian 2
Bagian 3

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

Blog Archive

Mangandi Letta. Powered by Blogger.