Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Dasar-Dasar CorelDRAW, sebelum memulai lebih dalam, setidaknya anda mengetahui tentang dasar-dasar coreldraw terlebih dahulu, software berbasis vector ini adalah salah satu software yang populer di masyarakat dunia dan dengan tampilan muka atau user interface yang lumayan cukup mudah dipahami, pada awal kita membuka software CorelDraw pengaturan otomatis akan muncul dialog quick start untuk memudahkan mengelelola sebuah dokumen dan penjelasan-penjelasan singkat software, ini adalah versi coreldraw 16, kita mulai dari quick start, semoga membantu.
Quick Start
![]() |
| Gambar 1 |
Ini adalah tampilan default coreldraw saat dibuka, terdapat
pengaturan seperti :
1.
Ini
adalah sebuah area preview dokumen terakhir, akan terlihat jika mouse diatas
sebuah nama file dokumen.
2.
Kolom
yang menampilkan file terakhir kita buka.
3.
Membuat
dokumen baru atau dari template
4.
Adalah
informasi file dokumen Pengaturan default welcome screen, centang untuk
mengaktifkan.
5.
Anda
juga bisa membuka file dokumen lain diberkas anda dengan mengeklik open other
Created a New Document
![]() |
| Gambar 2 |
Ini adalah sebuah tampilan setelah anda menekan tombol create
new documen, banyak pengaturan dokumen seperti nama, preset document, size,
number page, color.
1.
Preset
destination : memilih dari dokumen pengaturan yang telah ditetapkan seperti
membuat web, rgb atau cmyk.
2.
Size
: pilih besar dokumen.
3.
Number
of page : banyak halaman yang akan dibuat
4.
Resolution
: Dots Per Inch, semakin tinggi titik maka semakin halus.
5.
Arahkan
mouse diatas pilihan yang belum anda ketahui lalu "Description" akan
muncul dikolom paling bawah
Title Bar
![]() |
| Gambar 3 |
Seksi "Title
Bar" yaitu untuk menampilkan nama file yang sedang dibuka.
Menu Bar
![]() |
| Gambar 4 |
Adalah dimana
opsi-opsi coreldraw untuk mengelola dokumen, contoh menu File berguna untuk
pengaturan file seperti menyimpan, export, print, close dan Layout untuk
mengatur halaman didalam dokumen.
| Gambar 5 |
Dimana opsi cepat
ditampilkan seperti cut, paste, back, forward, dan besar tampilan layar dokumen
dipresentasikan dengan nilai persen (%)
![]() |
| Gambar 6 |
Berfungsi
untuk melekatkan sebuah objek dibeberapa pengaturan :
1.
Page : Halaman
2.
Guidelines : Pada garis (untuk melihat silahkan scrool kebawah)
3.
Document Grid : Dokumen Grid
4. Snap to Object : pada objek Untuk menampilkan
Grid dan baseline.![]() |
| Gambar 7 |
Property Bar
| Gambar 8 |
Bar Properti adalah
memiliki fungsi umum mengenai dokumen yang aktif, disitu anda bisa mengatur
satuan, landscape atau potrait halaman, dan bisa mengganti langsung lebar atau
tipe dokumen.
![]() |
| Gambar 9 |
1.
Potrait
2.
Landscape
Rulers
![]() |
| Gambar 10 |
Rulers pada coreldraw
berguna untuk mengetahui sebuah jarak, pada umumnya default Coreldraw biasanya
memakai Millimeters, anda juga bisa menggantinya di propertybar, dengan contoh
satuan cm, Inches, Pixel, dan kilometer.
Menambahkan Garis atau Guidelines Untuk
menambahkan garis dengan cara menarik ruler ke area kerja dokumen lihat gambar
dibawah ini.
![]() |
| Gambar 11 |
Zoom Tool
![]() |
| Gambar 12 |
Zoom tool berfungsi
untuk memperbesas level dari gambar di coreldraw, agar lebih cepat
zoom tool
lebih spesifik kita gunakan di property bar. anda juga bisa
menggunakan scrool
mouse untuk zoom dan zoom out.
Tool Box
| Gambar 13 |
Tool Box bergungsi untuk
menampilkan alat-alat pembuatan objek, pemberian efek. dalam coreldraw Toolbox
ini adalah menu yang paling di butuhkan saat membuat desain, apabila toolbox
anda hilang, anda juga bisa mengaktifkan lagi pada Menu Window > Toolbars
> Toolbox.
B-spline
Salah satu dari tool untuk membuat sebuah curve
menjadi sebuah objek, anda tidak bisa menemukan b-sline pada versi coreldraw
dibawah versi 15 (X5)
![]() |
| Gambar 14 |
Color Palettes
![]() |
| Gambar 15 |
Palette Color yang
biasanya di gunakan mewarnai sebuah objek, dan di atas adalah salah satunya,
yaitu CMYK dan RGB color, CMYK di gunakan untuk cetak. Untuk menambahkan
palette color lagi silahkan ke menu Windows > Color Palettes
Uniform Fill
Uniform Fill
Untuk menerapkan code
warna dan pengaturan lain.
![]() |
| Gambar 16 |
Fountain Fill
Untuk menambahkan dua atau lebih warna gunakan
fountain fill, terdapat di tool box dan shortcut key F11.
![]() |
| Gambar 17 |
Page Number
![]() |
| Gambar 18 |
Navigasi untuk mengedit
sebuah page :
1.
Tombol lanjut dan kembali halaman
2.
Informasi halaman yang aktif dan halaman jumlah halaman keseluruhan
3.
Tekan icon ini untuk menambah jumlah
4.
Halaman Halaman yang sedang aktif.
Outline
![]() |
| Gambar 19 |
1.
Klik 2X untuk membuka windows Outline Pen, berada di pojok kanan bawah.
2.
Pada property bar terdapat pengaturan ukuran outline.
3.
Pada ToolBox untuk lebih lanjut.
4. Dialog Outline Pen, gunakan shortcut F12.
Ok sampai disini tutorial tentang pengenalan dasar dasar CorelDraw semoga bermanfaat.
Jangan lupa untuk mengikuti Tutorial yang lain.
Waalaikum Salam Wr. Wb.

















0 komentar:
Post a Comment